Minggu, 18 Desember 2011
In:
Love and Life
,
Movie
A Crazy Little Thing Called Love Film

*Cast*
Mario Maurer as Chon
Pimchanok Lerwisetpibol as Nam
Acharanat Ariyaritwikol as Top
Khachamach Promsaka Na Skolnakorn as Pin
A Crazy Little Thing Called Love ini menceritakan tentang seorang gadis bernama Nam, dia adalah seorang gadis remaja berkacamata dan berkulit gelap bak itik buruk rupa. Dia diam-diam menyukai P'Chon , senior paling populer dan berprestasi di SMU nya.
Selama musim panas, Nam melepas kacamatanya dan memutihkan kulitnya. Dia pun menjadi pemimpin mayoret di sekolahnya. Ini semua dia lakukan demi P'chon.
Semua lelaki menyukai Nam. Begitu pula dengan sahabat P' chon yang bernama Top. Top amat mencintai Nam, walau Nam jelas - jelas tidak ingin ada hubungan dengan dirinya. Top berkata pada P' chon, bahwa dia tidak ingin sahabat terbaiknya berpacaran dengan gadis yang dicintainya.
Suatu hari ketika hari kelulusan tiba, Nam menunggu Chon keluar dari kelasnya namun ternyata Chon masih dikelilingi oleh teman-temannya. Nam harus menunggu sampai ia dan Chon memiliki waktu hanya berdua saja. Ia mengikuti Chon bersama teman-temannya. Sampai akhirnya Chon pergi untuk memotret sendirian ke ruangan kolam renang, Nam didorong teman-temannya untuk mengambil kesempatan itu. Teman-temannya berjaga di luar ruangan.
Nam menghela nafas mengumpulkan kekuatan. Kemudian ia mulai mengatakan semuanya,
Nam menghela nafas dan mengeluarkan air mata kelegaannya. Ia menyerahkan mawar putih yang sudah ada kartu ucapan dan Tuan Kancing yang terikat di tangkainya pada Chon yang tertegun sambil menatap Nam.
Namun Nam harus menerima kenyataan pahit bahwa Chon sudah berpacaran dengan Pin semenjak minggu lalu. Dengan berat hati Nam meninggalkan ruangan kolam renang dan bersikap seolah olah dia baik-baik saja walaupun dia menangis.

*Di akhir cerita*
Nam tersenyum dan menangis bahagia. Kisah cintanya ternyata tak berakhir sedih. Chon masih menunggunya selama 9 tahun.
Selama musim panas, Nam melepas kacamatanya dan memutihkan kulitnya. Dia pun menjadi pemimpin mayoret di sekolahnya. Ini semua dia lakukan demi P'chon.
Semua lelaki menyukai Nam. Begitu pula dengan sahabat P' chon yang bernama Top. Top amat mencintai Nam, walau Nam jelas - jelas tidak ingin ada hubungan dengan dirinya. Top berkata pada P' chon, bahwa dia tidak ingin sahabat terbaiknya berpacaran dengan gadis yang dicintainya.
Suatu hari ketika hari kelulusan tiba, Nam menunggu Chon keluar dari kelasnya namun ternyata Chon masih dikelilingi oleh teman-temannya. Nam harus menunggu sampai ia dan Chon memiliki waktu hanya berdua saja. Ia mengikuti Chon bersama teman-temannya. Sampai akhirnya Chon pergi untuk memotret sendirian ke ruangan kolam renang, Nam didorong teman-temannya untuk mengambil kesempatan itu. Teman-temannya berjaga di luar ruangan.
Nam menghela nafas mengumpulkan kekuatan. Kemudian ia mulai mengatakan semuanya,
Nam menghela nafas dan mengeluarkan air mata kelegaannya. Ia menyerahkan mawar putih yang sudah ada kartu ucapan dan Tuan Kancing yang terikat di tangkainya pada Chon yang tertegun sambil menatap Nam.
Namun Nam harus menerima kenyataan pahit bahwa Chon sudah berpacaran dengan Pin semenjak minggu lalu. Dengan berat hati Nam meninggalkan ruangan kolam renang dan bersikap seolah olah dia baik-baik saja walaupun dia menangis.

*Di akhir cerita*
Nam tersenyum dan menangis bahagia. Kisah cintanya ternyata tak berakhir sedih. Chon masih menunggunya selama 9 tahun.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar